Tampilkan postingan dengan label Articles. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Articles. Tampilkan semua postingan
Pesta Rakyat Juara SMKN 2 BANDUNG
Dalam rangka merayakan HUT RI yang ke 70 kami dari OSIS SMKN 2 BANDUNG mengadakan sebuah acara kegiatan yang dinamakan "PESTA RAKYAT JUARA".
kegiatan ini berlangsung pada tanggal 18 - Agustus 2015. tujuan kegiatan ini supaya dapat Membangun Rasa Nasionalisme,Meningkatkan kesadaran akan besarnya jasa jasa pejuang kemerdekaan dan nasional dalam merebut kemerdekaan bangsa indonesia, mempererat tali silahturahmi antar sesama warga sekolah,juga sebagai upaya untuk membangun kesadaran generasi pelanjut dalam melanjutkan perjuangan para pejuang, dengan membangun bangsa ini tanpa perpecahan.
kegiatan ini berisikan lomba lomba kaulinan barudak antara lainnya : Lomba Makan Kerupuk, Lomba Pipa Kelereng, Panjat Pinang, Balon Kebersamaan, Kapal Pecah, selain itu ada juga lomba Tumpeng. yang mengikuti kegiatan ini bukan hanya dari kalangan siswa siswi saja tetapi bapak dan ibu guru juga ikut meramaikan jalannya kegiatan ini.
Gallery:
(Sambutan dari Ketua Pelaksana)
PARTISIPASI SMKN2BDG UNTUK CARNIVAL ASIA AFRIKA 2015
CARNIVAL ASIA AFRIKA adalah sebuah Event Luar Biasa yang
dilaksanakan tgl 25 April 2015 Paska KAA di Jalan Asia Afrika, Bandung.
Carnival ini menyerupai Carnival Jember namun peserta Carnival ini
dihadiri 28 Negara Dunia termasuk beberapa Kota Besar di INDONESIA dan
Kota BANDUNG menjadi Sorotan Dunia Saat KAA dilaksanakan.
CARNIVAL ASIA AFRIKA Ini Pertama kali diadakan oleh Kota Bandung dan mendapat Respon baik dari Publik Negara maupun Mancanegara. Peserta CAA dihadiri oleh komunitas - komunitas Seni Kota Bandung, Pelajar Mahasiswa , SMA/SMK , SMP, SD bahkan hingga pelajar TK. Diantara pelajar tersebut ada beberapa siswa SMKN2BDG yang mengikuti kegiatan CAA diantaranya adalah Maya ( XI AM ). Maya meramaikan CAA sebagai perwakilan DISDIK Kota Bandung dgn Busana Bandung Juara, Maya berhasil menjadi sorotan para Photografer dikarenakan Kostum yang dikenakan maya adalah kostum terheboh di CAA Bagian Pertama.
Tidak hanya saat CAA berlangsung dgn iring - iringanya , namun Maya pun berhasil menjadi sorotan para pengunjung KAA untuk photo bersama , lebih dari 100 Pengunjung CAA yang telah berpoto bersama , hal ini merupakan prestasi baik untuk SMKN2BDG. Kostum yang dikenakan maya adalah Rancangan dan hasil modifikasi dari karyawan SMKN2BDG Ardi ( 23 thn ), Kostum tersebut dirancang selama 4 hari 4 malam, tidak salah kalau hasilnya sangat memuaskan. Selain Maya ada 3 siswa kls 11 anggota Paskibra SMKN2BDG yang menjadi Pembawa umbul-umbul atau bendera para delegasi yaitu Toni, . Madya dan Nashur, Dengan gagahnya mereka bertiga sangat meresapi peranya sebagai pengiring bendera delegasi.
Carnival Asia Afrika Rencananya akan menjadi acara tahunan, kita tunggu tahun depan, semoga SMKN2BDG bisa kembali mengikuti Kegiatan super heboh tersebut dan semoga lebih banyak lagi siswa SMKN2BDG yang berpartisipasi :)
source : http://smkn2bandungno4.blogspot.com
SMKN2BDG Bergabung Pecahkan Rekor Muri di " Harmony Angklung For The World with 20.000 Peoples Playing Angklung "
Kamis 23 April , 1 hari menjelang Delegasi Konperesi Asia Afrika, Pemerintahan Kota Bandung Menggelar Aksi " Harmony Angklung For The World " yang dilaksanakan di Stadion Siliwangi Bandung.
Hal ini
Bermaksud untuk membuat rekor Muri maupun rekor dunia yang sebelumnya
dipecahkan oleh negara indonesia yakni kota Jakarta dgn 11.000 pemain
Angklung Indonesia. Kota Bandung berhasil Memecahkan Rekor Muri Baru dgn
20.000 lebih Pemain Angklung Kota Bandung dan menggeser Rekor Muri
sebelumnya dan diharapkan resmi tercatat di Guiness Book Of Record
.
Peserta Harmony Angklung For The World ini di ikuti oleh puluhan ribu
pelajar Kota Bandung dimulai dari SD,SMP,SMA,SMK Negeri dan Swasta , dan
didalamnya Termasuk SMK NEGERI 2 KOTA BANDUNG yang juga ikut
berpartisipasi memeriahkan Acara tsb. 75 Siswa Pemain Angklung SMKN2BDG
Berantusias mengikuti kegiatan ini dan rela mengantri panjang dan juga
rela bepanas - panasan. Prestasi
ini disaksikan tidak hanya oleh masyarakat atau audience Harmony
Angklyng for The World, melainkan juga oleh Gubernur Jabar Ahmad
Heryawan, Menteri Pariwisata Arief Yahya, dan Anggota DPR RI Nico
Siahaan, serta para delagasi perwakilan dari negara-negara Asia Afrika.
Seperti diketahui sebelumnya, Harmony Angklung for The World-Angklung for KAA merupakan rangkaian kegiatan Perayaan Konferensi Asia Afrika ke-60. Semangat solidaritas, persatuan dan semangat kebersamaan menjadi pilar dalam beragam kegiatan yang dilaksanakan oleh Kota Bandung . Good Job BANDUNG JUARA , SMKN2BDG JUARA
Nikmatnya Salat Duha Bareng Teman dan Guru
INILAHCOM,
Bandung - Sinergi yang baik antara pemerintah, guru, dan orang tua
bakal memudahkan proses pembentukan karakter para siswa. Lebih optimal
hasilnya jika dipadukan dengan aplikasi nilai-nilai religius.
Membimbing
anak-anak didik secara komprehensif tidak semudah membalik telapak
tangan. Pastinya perlu dukungan berbagai elemen. Di antaranya, para guru
yang selalu memantau, membina, dan membimbing ketika anak-anak didiknya
berada di lingkungan sekolah.
Tidak kalah penting yaitu sikap dan bimbingan dari orang tua siswa ketika anak-anak tersebut berada di lingkungan sekitar tempat tinggalnya. Elemen penting lain, yaitu kesadaran dari setiap individu untuk selalu berbuat yang terbaik.
Di satu sisi, di lapangan masih ditemukan sejumlah siswa yang memiliki kecerdasan intelektual tinggi atau lebih pintar dibandingkan teman-teman di sekolah, belum tentu memiliki perilaku baik sesuai diharapkan orang tua dan para guru. Itu bakal jadi bumerang ketika anak-anak itu salah menangambil jurusan atau berada di lingkungan yang kurang mendukung.
Melihat fenomena seperti itu, maka penting bagi anak didik mendapat pemahaman tepat tentang nilai-nilai religi sebagai pengimbang. Bimbingan orang tua, guru bahkan orang-orang dewasa di lingkungan sekitar memegang pernanan penting. Sinergi yang baik mempermudah arah pembinaan anak-anak agar sesuiai harapan.
Penanaman nilai-nilai religi seperti inilah yang dilakukan para guru dan pimpinan SMK Negeri 2 Bandung kepala para peserta didik. Salah satu bentuk nyata penerapan nilai-nilai tersebut, setiap hari para siswa diajak ikut melakuakan salat duha berjamaah sebelum masuk kelas dan mulai Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).
Pembiasaan salat duha bersama para siswa dan guru-guru dilakukan di lapangan basket sekolah yang terletak di Jalan Ciliwung, Kota Bandung. Kegiatan ini bertujuan mengajak para siswa agar dapat lebih dalam mengenal dan mengamalkan ilmu keagamaan, hingga nilai-nilai positif yang diperoleh dari kegiatan ini dapat diaplikasikan ke dalam kehidupan sehari-hari.
Staf Kesiswaan Koordinator Bidang Ekstrakurikuler SMK Negeri 2 Bandung, Agus Hendrik mengatakan, setiap Senin digelar salat duha bersama. Kegiatan ini diisi tiga kegiatan, yaitu zikir, menghafazkan asmaul husna, dan melakukan salat duha bersana-sama.
Khusus di pada Kamis, setelah mengikuti kegitan tersebut diadakan lomba senam bagi para siswa-siswanya itu sendiri, ujarnya saat ditemu INILAH diruang kerjanya usai melakukan kegiatan salat duha, Jumat (10/4).
Agus menjelaskan, salat duha bersama dilakukan setiap hari, Senin sampai Jumat. Setelah salat duha di hari Selasa, para siswa melakukan kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler. Di situlah para siswa unjuk gigi dan mengasah berbagai kemampuan, keterampilan, maupun bakat yang mereka miliki.
Setiap Rabu, suasana salat duha agak berbeda, karena para siswa dan guru SMK Negeri 2 Bandung mencoba mendukung program Wali Kota Bandung melaksanakan program Rebo Nyunda. Sehingga para pria pun mengenakan baju pangsi ketika salat duha. Sementara para siswi tetap harus mengenakan mukena meski di dalamnya mereka memakai kebaya.
Tidak lupa setiap siswa, guru, bahkan kepala sekolah, semua menggukan bahasa daerah yaitu bahasa Sunda. Kita harus bangga dengan budaya sendiri. Kalau bukan kita siapa lagi yang akan meneruskan budaya kita. Maka kami sangat bangga menggunakan bahasa Sunda. Para siswa pun dapat lebih mengerti dan terus memperkaya kosa kata basa Sunda, terangnyta.
Memasuki hari Kamis, siswa dan guru SMK Negeri 2 Bandung kembali terlibat aktif melaksanakan program Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, yaitu menerapkan English Day. Melalui pembiasaan ini diharapkan para siswa dapat memahami bahasa internasional ini. Siswa juga diajarkan pidato dalam bahasa Inggris.
Jumat setelah salat duha dilakukan senam bersama. Kalau hari Sabtu kita tidak ada kegiatan belajar. Hanya ada kehiatan eksul saja, biasanya diiisi ekskul kepramukaan, pungkasnya. (rey).
Tidak kalah penting yaitu sikap dan bimbingan dari orang tua siswa ketika anak-anak tersebut berada di lingkungan sekitar tempat tinggalnya. Elemen penting lain, yaitu kesadaran dari setiap individu untuk selalu berbuat yang terbaik.
Di satu sisi, di lapangan masih ditemukan sejumlah siswa yang memiliki kecerdasan intelektual tinggi atau lebih pintar dibandingkan teman-teman di sekolah, belum tentu memiliki perilaku baik sesuai diharapkan orang tua dan para guru. Itu bakal jadi bumerang ketika anak-anak itu salah menangambil jurusan atau berada di lingkungan yang kurang mendukung.
Melihat fenomena seperti itu, maka penting bagi anak didik mendapat pemahaman tepat tentang nilai-nilai religi sebagai pengimbang. Bimbingan orang tua, guru bahkan orang-orang dewasa di lingkungan sekitar memegang pernanan penting. Sinergi yang baik mempermudah arah pembinaan anak-anak agar sesuiai harapan.
Penanaman nilai-nilai religi seperti inilah yang dilakukan para guru dan pimpinan SMK Negeri 2 Bandung kepala para peserta didik. Salah satu bentuk nyata penerapan nilai-nilai tersebut, setiap hari para siswa diajak ikut melakuakan salat duha berjamaah sebelum masuk kelas dan mulai Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).
Pembiasaan salat duha bersama para siswa dan guru-guru dilakukan di lapangan basket sekolah yang terletak di Jalan Ciliwung, Kota Bandung. Kegiatan ini bertujuan mengajak para siswa agar dapat lebih dalam mengenal dan mengamalkan ilmu keagamaan, hingga nilai-nilai positif yang diperoleh dari kegiatan ini dapat diaplikasikan ke dalam kehidupan sehari-hari.
Staf Kesiswaan Koordinator Bidang Ekstrakurikuler SMK Negeri 2 Bandung, Agus Hendrik mengatakan, setiap Senin digelar salat duha bersama. Kegiatan ini diisi tiga kegiatan, yaitu zikir, menghafazkan asmaul husna, dan melakukan salat duha bersana-sama.
Khusus di pada Kamis, setelah mengikuti kegitan tersebut diadakan lomba senam bagi para siswa-siswanya itu sendiri, ujarnya saat ditemu INILAH diruang kerjanya usai melakukan kegiatan salat duha, Jumat (10/4).
Agus menjelaskan, salat duha bersama dilakukan setiap hari, Senin sampai Jumat. Setelah salat duha di hari Selasa, para siswa melakukan kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler. Di situlah para siswa unjuk gigi dan mengasah berbagai kemampuan, keterampilan, maupun bakat yang mereka miliki.
Setiap Rabu, suasana salat duha agak berbeda, karena para siswa dan guru SMK Negeri 2 Bandung mencoba mendukung program Wali Kota Bandung melaksanakan program Rebo Nyunda. Sehingga para pria pun mengenakan baju pangsi ketika salat duha. Sementara para siswi tetap harus mengenakan mukena meski di dalamnya mereka memakai kebaya.
Tidak lupa setiap siswa, guru, bahkan kepala sekolah, semua menggukan bahasa daerah yaitu bahasa Sunda. Kita harus bangga dengan budaya sendiri. Kalau bukan kita siapa lagi yang akan meneruskan budaya kita. Maka kami sangat bangga menggunakan bahasa Sunda. Para siswa pun dapat lebih mengerti dan terus memperkaya kosa kata basa Sunda, terangnyta.
Memasuki hari Kamis, siswa dan guru SMK Negeri 2 Bandung kembali terlibat aktif melaksanakan program Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, yaitu menerapkan English Day. Melalui pembiasaan ini diharapkan para siswa dapat memahami bahasa internasional ini. Siswa juga diajarkan pidato dalam bahasa Inggris.
Jumat setelah salat duha dilakukan senam bersama. Kalau hari Sabtu kita tidak ada kegiatan belajar. Hanya ada kehiatan eksul saja, biasanya diiisi ekskul kepramukaan, pungkasnya. (rey).
SMKN 2 Bandung siap meramaikan Bandung Lautan Api
Peringatan BLA (Bandung Lautan Api), SMKN 2 Bandung tak ketinggalan untuk ikut serta memperingatinya. Peringatan BLA dilakukkan pada tanggal 23 Maret 2015, apel BLA ini dilaksanakan di Tegalega kota Bandung. Para peserta merupakan pelajar- pelajar SMA/SMK di Bandung. Acara ini merupakan peringatan peristiwa Bandung Lautan Api ke-69.
Pada malam hari dilaksanakannya pawai obor yang dilaksanakan oleh para peserta, selain itu di tengah - tengah acara yang sedang berlangsung, kami di persilahkan untuk memberikan yel - yel tentang Bandung Lautan Api. Dalam acara peringatan BLA ini.Walaupun agak diguyur hujan para peserta tetap bersemangat dalam pawai obor mengelilinngi Kota Bandung. Sebenarnya dalam peringatan BLA ini bukan semata- mata hanya untuk kemeriahan. Tetapi untuk menanamkan jiwa kepahlawanan kepada setiap siswa.
Langganan:Postingan (Atom)


























